Home Review Kuliner Ciri Khas Masakan Tradisional Sunda

Ciri Khas Masakan Tradisional Sunda

by Sue Gordon

Indonesia dikenal senagai Negara yang memiliki beraneka ragam budaya, karena terdiri dari banyak suku bangsa. Bukan hanya soal budaya, Indonesia juga dikenal kaya akan masakan tradisional. Salah satunya yang paling populer adalah masakan tradisional dari Jawa Barat atau yang biasa disebut masakan sunda. Masakan sunda memiliki ciri khas dari kesegaran bahannya.

Salah satu masakan Sunda yang menjadi favorit banyak orang adalah Sambel (Sambal). Uniknya masakan Sunda adalah sambal yang disajikan dengan lalapan. Dalam budaya adat Sunda, sambal menjadi makanan wajib yang dihidangkan. Ada banyak jenis sambal yang ada di Jawa Barat, seperti : sambal terasi, sambal cibiuk, sambal kacang, sambal bajak dan sebagainya.

Pada umumnya sambal selalu ditemani dengan lalapan (sayuran) yang segar. Ada dua lalapan yaitu: lalapan mentah dan lalapan matang. Lalap yang segar ini bisa berupa: bonteng (Ketimun), waluh (Labu Sayur), leunca, daun singkong, kacang panjang, terong bulat, daun surawung (Kemangi) dan sebagainya.

Salah satu sambal yang sedap dan membuat ketagihan adalah sambal terasi, yang dihidangkanlengkap dengan lalapan, tahu, tempe dan sayur asam dengan kuah berbumbu asam jawa adalah salah satu menu populer dan harus wajib anda coba.

Baca Juga:5 Macam Masakan Tradisional Khas Sumatera Barat Ini , Bisa Bikin Kamu Ketagihan

Selain dari bahan makanan yang segar, masakan sunda memiliki Ciri Khas Lainnya, yaitu biasanya masakan Sunda memanfaatkan bahan makanan yang dianggap tidak berguna. Hal tersebut memperlihatkan bagaimana kreativitas orang Sunda memanfaatkan bahan dasar yang dianggap tidak berguna. Contohnya : tanaman gulma yang biasanya tumbuh di sela-sela tanaman padi, bisa dimanfaatkan dan dioleh menjadi tumis genjer. Masalah rasanya, jangan diragukan lagi. Tumis genjer pedas yang dicampur dengan oncom bisa membuat air liur menetes.

Selain tumis genjer, ada juga olahan impun garing (kering) yang terbuat dari ikan-ikan kecil di sungai dan tutut (sejenis keong yang biasanya ada disawah). Selain itu, kekayaan dan keunikan masakan Sunda bisa dilihat dari aneka jajanan atau makanan kecil yang jumlahnya sangat banyak, seperti: surabi, batagor, cilok, seblak, cimol, siomay, bandros, peuyeum dan masih banyak lagi.

Masakan tradisional Sunda biasanya disuguhkan dalam cara yang unik, mulai dari cara dan teknik pembuatannya, kemasan hingga cara penyajiannya. Salah satu kemasan jajanan adalah dengan menggunakan pincuk atau pembungkus dari daun pisang.  Tanah Pasundan tidak hanya dikenal karena pesona alamnya yang eksotik, namun kaya juga akan ragam kuliner yang khas. Masakan tradisional Sunda memiliki cita rasa yang khas dengan kenikmatan dan sensasi rasa yang luar biasa memanjakan lidah.  Itu sebabnya banyak orang dari luar kota sengaja datang ke Jawa Barat untuk mencicipi masakan dan jajanan khas Sunda.

You may also like

Leave a Comment