Home Resep Masakan 8 Bumbu Dapur yang Memberi Kesegaran Citarasa Asam pada Masakan

8 Bumbu Dapur yang Memberi Kesegaran Citarasa Asam pada Masakan

by Sue Gordon
8 Bumbu Dapur yang Memberi Kesegaran Citarasa Asam pada Masakan

Kelezatan sebuah makanan tergantung pada bumbu yang dipakai. Dibandingkan negara lain, Indonesia kaya akan rempah-rempah. Tak heran jika setiap daerah di negara ini mempunyai makanan khas masing-masing. Pada pengolahan makanan sendiri, fungsi utama bumbu dan rempah-rempah ialah memberikan warna, rasa, dan aroma yang sedap. 8 Bumbu Dapur yang Memberi Kesegaran Citarasa Asam pada Masakan Bumbu dan rempah dalam dunia kuliner Indonesia digolongkan menjadi beberapa macam. Untuk rempah-rempah kunyit, kencur, jahe, temu kunci, bawang-bawangan, cabai, serai, dan daun bawang termasuk golongan bumbu basah. Selanjutnya adalah bumbu kering meliputi kayu manis, lada, pala, jinten, kapulaga, ketumbar, dan cengkih. Selain rasa manis, pedas dan gurih, ternyata masakan Indonesia juga banyak memakai citarasa asam. 8 Bumbu dapur yang dipakai untuk menghasilkan cita rasa asam segar dalam masakan di antaranya: Belimbing Wuluh Berbeda dengan belimbing biasa, belimbing wuluh berbentuk bulat panjang, berwarna hijau, dan rasanya sangat asam. Untuk memberi cita rasa asam pada masakan, biasanya dipotong-potong terlebih dulu. Asam Kandis Makanan khas dari Sumatera lebih banyak menggunakan asam kandis. Biasanya digunakan untuk memberi cita rasa asam pada acar atau kari. Bumbu ini dijual dalam bentuk kering. Asam Sunti Asam sunti merupakan belimbing wuluh yang dikeringkan. Bumbu dapur ini biasa dipakai pada masakan Aceh, bernama Keumamah. Asam sunti memberi efek asam segar yang ringan jika ditambahkan pada kari, sambal, atau kuah asam pedas. Penggunaannya bisa dihaluskan terlebih dahulu maupun dalam bentuk utuh. Asam Jawa Asam Jawa bisa dipakai sebagai bumbu dapur dalam bentuk segar maupun olahan. Penggunaan buah segar biasanya langsung dimasukkan dalam masakan setelah dipotong-potong seperti pada pembuatan sayur asam. Sedangkan tekstur buah asam matang hasil peraman lebih lunak, sehingga perlu dilarutkan dalam air kemudian disaring. Air larutan tersebutlah yang dipakai untuk memberi rasa asam pada masakan. Asam Gelugur Penggunaan asam gelugur lebih banyak ditemui dalam masakan Sumatera. Rasa asam yang diberikan asam gelugur tidak membuat masakan keruh. Masyarakat biasa mengiris tipis asam gelugur lalu menambahkan 2-4 potong dalam masakan. Jeruk Nipis Jeruk nipis biasa diperas airnya untuk memberi rasa asam pada masakan atau minuman. Agar bulir buahnya terpotong, potonglah secara melintang. Cara tersebut bisa menghasilkan perasan air jeruk yang lebih banyak. Aroma amis pada hidangan juga bisa dikurangi dengan menambahkan jeruk nipis. Jeruk Limau Jeruk limau mengandung banyak air dengan ukuran yang kecil. Penggunaannya sama seperti jeruk nipis, yakni memberi rasa asam dan aroma wangi segar yang khas pada masakan sambal, sup, atau soto. Jeruk Purut Dengan kulit yang berkerut-kerut, Jeruk purut tidak mengandung banyak air. Aromanya yang kuat dan khas sering dimanfaatkan sebagai penetral aroma amis. Ternyata penggunaan cita rasa asam pada beberapa makanan tertentu membuatnya semakin lezat. Jadi, agar kelezatan makanan semakin bertambah, pastikan untuk memilih bumbu yang sesuai pada setiap masakan. ]]>

Baca Juga:   Resep Es Cendol, Minuman Segar Tradisional

Artikel Lainnya

Leave a Comment

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More