Home Tips dan Trik 5 Tempat Bubur Ayam di Surabaya yang Wajib Dikunjungi

5 Tempat Bubur Ayam di Surabaya yang Wajib Dikunjungi

by Sue Gordon

Bubur menjadi salah satu makanan favorit yang tidak hanya enak untuk dikonsumsi saat sarapan ataupun sakit namun juga bisa dikonsumsi di siang bahkan di malam hari. Jika Anda berkunjung di kota Pahlawan, Surabaya, jangan lupa bagi Anda yang menjadi pecinta bubur ayam atau buryam untuk mengunjungi 5 tempat makan bubur berikut. Pertama adalah di Inkos. Jika umumnya bubur yang menggunakan daging ayam tersebut dilengkapi dengan taburan ayam di atasnya, bubur Inkos yang ada di kanan jalan setelah Gereja Happy Family Center di gang kecil PKL Jl. Embong Sawo ini memiliki bubur yang sudah dicampur ayam saat dimasak sehingga rasa ayam menyatu dengan buburnya yang enak.

Kedua adalah buryam Pak Udin. Tempat yang hanya berjualan pada pukul 6 sampai 9 pagi ini termasuk tempat yang paling dicari saat pagi hari. Bubur ini menggunakan ayam serut, daun bawang, kacang kedelai dan bawang goreng seperti jenis buryam lainnya, namun yang membedakan adalah buburnya. Sebelum dijual, bubur diracik dengan kecap asin buatan sendiri yang memiliki tekstur agak kental dan rasa yang agak manis dengan aroma bawang putih dan merica yang cukup terasa. Sebelum disajikan, bubur akan diaduk sebentar di mangkok baru diberi toping.

Ketiga adalah bubur ayam Jakarta Manyar. Tempat makan buryam yang ada di Jl. Manyar No. 83 ini memiliki tempat yang sederhana seperti tempat makan pada umumnya. Akan tetapi, tempat makan yang selalu ramai dan buka hanya pukul 06.00-12.00 dan 17.00-22.00 ini memiliki cita rasa bubur yang berbeda dari yang lainnya. Tampilannya hampir sama seperti buryam kebanyakan, yang membedakan adalah pada bagian bawah bubur diberi telur mentah sehingga telur tersebut akan matang dengan sendirinya saat diberi bubur yang panas. Hasilnya, saat dicampur, telur tersebut tidak meninggalkan bau amis namun justru membuat makanan menjadi semakin gurih.

 Baca Juga: Tips Memilih Restoran Bubur Ayam yang Enak

Keempat adalah buryam Pak Salim. Di tempat ini Anda akan melihat buryam khas Tanah Sunda, Bandung sehingga Anda tidak perlu heran jika saat memesan makanan di tempat pak Salim ini Anda akan mendapati buryam yang memiliki rasa rempah daun salam yang terasa dan ada bumbu kuning seperti kuah soto yang akan dicampurkan ke bubur. Untuk bisa mencicipi bubur ini, ada di Jl. Jawa dan buka dari pukul 6 pagi hingga habis.

Kelima adalah bubur ayam Mang Dudung. Bubur dengan toping ayam ini bisa menjadi alternatif untuk Anda yang ingin menikmati buryam saat malam hari karena tempat ini buka dari pukul 18.00-22.00. Ciri unik dari jenis bubur mang Dudu ini adalah tekstur bubur yang sedikit encer namun rasanya tetap gurih. Untuk toping, bisa diberi cakwe dan seledri atau cincangan jeroan ayam dan telur setengah matang.

 

You may also like

Leave a Comment