Home Review Kuliner 4 Macam Makanan Unik dan Aneh Khas Nusantara

4 Macam Makanan Unik dan Aneh Khas Nusantara

by Sue Gordon

Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia memiliki beragam etnis atau suku bangsa yang tersebar mulai dari Sabang sampai Merauke. Indonesia merupakan salah satu negara dengan ragam kebudayaan yang paling banyak serta masih sangat kental meski sudah berusia ratusan tahun. Kebudayaan masing-masing daerah di Indonesia masih banyak yang unik dan khas, begitu juga dengan ragam kulinernya. Indonesia merupakan surga kuliner dimana makanan apa saja yang menjadi khas dari suatu daerah di Indonesia memiliki citarasa yang khas, lezat dan bahkan unik. Seperti inilah 4 gambaran makanan unik di Indonesia dari sekian banyak makanan yang khas:

  • Tempoyak.

Tempoyak merupakan makanan khas dari beberapa daerah di Sumatera bagian selatan seperti Palembang, Lampung, Jambi dan Bengkulu. Tempoyak sendiri merupakan makanan yang terbuat dari buah durian yang difermentasi. Yang uniknya adalah, meski terbuat dari buah durian, tempoyak ini sering dikonsumsi sebagai teman makan nasi. Tak hanya itu saja, tempoyak bisa dimakan langsung meski jarang sekali yang mau melakukannya karena rasanya yang sangat asam dan aromanya yang menyengat. Tempoyak juga sering dijadikan bumbu masakan.

  • Papeda.

Makanan unik khas Nusantara kali ini datang dari Tanah Papua dimana masyarakat pedalaman disana tidak menjadikan nasi sebagai makanan pokok sehari-hari layaknya orang Indonesia pada umumnya melainkan menjadikan sagu sebagai makanan pokok sehari-hari mereka. Tepung sagu yang masih murni disimpan di dalam sebuah alat yang disebut dengan Tumang. Nama makanan pokok masyarakat Papua asli ini disebut “Papeda” yang biasanya dimakan bersama sejenis gulai kuah kuning yang berisi ikan tongkol atau ikan mubara kemudian dibumbui dengan unyit serta jeruk nipis.

Baca Juga: 6 Makanan Unik Dan Khas di Masing-Masing Negara

  • Kawok.

Kawok berasal dari daerah Manado. Meski unik, masakan ini tidak disarankan untuk umat Muslim karena bahan utama dari masakan ini adalah tikus. Akan tetapi jangan salah sangka, tikus yang digunakan untuk bahan utama dari makanan ini bukanlah tikus yang hidup di sekitaran got dan lingkungan rumah melainkan tikus hutan yang dari ciri-cirinya saja sudah berbeda dari tikus-tikus biasa. Ya, kawok adalah nama lain dari tikus hutan. Kawok biasanya dimasak dengan cara dipanggang atau dijadikan makanan pedas seperti rica-rica.

  • Rujak cingur.

Jika kita pada umumnya mengenal rujak sebagai salah satu makanan yang berbahan dasar campuran berbagai macam buah dan rasanya segar, untuk yang satu ini agak berbeda. Rujak cingur merupakan makanan khas dari Surabaya yang terbuat dari cingur, cingur berarti moncong sapi. Rujak cingur merupakan perpaduan dari lontong, tahu-tempe, irisan beberapa jenis buah dan diberi topping berupa sambal yang khas terbuat dari petis udang dan cingur. Perpaduan yang tak biasa inilah yang membuat rujak cingur jadi salah satu makanan unik.

You may also like

Leave a Comment