Home Tips dan Trik 10 Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Membuka Bisnis Kuliner agar Sukses

10 Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Membuka Bisnis Kuliner agar Sukses

by Sue Gordon
10 Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Membuka Bisnis Kuliner agar Sukses

Makanan merupakan kebutuhan pokok manusia yang dalam sehari saja perlu untuk dipenuhi tiga kali. Oleh karena itu, tak heran jika bisnis kuliner semakin menjamur. Meskipun marak, bidang kuliner masih tetap menguntungkan untuk dicoba jika strategi yang Anda buat diawal matang. Untuk itulah berikut disajikan 10 hal yang perlu Anda perhatikan saat akan membuka bisnis di bidang kuliner agar sukses. 10 Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Membuka Bisnis Kuliner agar Sukses

  1. Modal awal usaha
Banyak cara untuk menutupi kekurangan modal, Jika modal Anda sangat tipis dan ingin melakukannya sendiri itu lebih baik. Namun lebih baik Anda berhemat untuk tambahan modal kelak. Jika memilih usaha patungan, guna menghindari masalah dikemudian hari buatlah surat perjanjian yang mengatur pembagian hasil usaha dan wewenang. Jika meminjam lembaga keuangan, maka setelah usaha berjalan pastikan membuat laporan keuangan.
  1. Lokasi usaha
Pilihlah lokasi yang ramai dilalui atau dikunjungi banyak orang. Penentuan lokasi juga harus memperhitungkan pengeluaran modalnya. Jangan sampai hanya untuk menyewa atau membeli tempat modal Anda terkuras. Untuk menyiasatinya, titipkan produk Anda ke tempat lokasi strategis atau tempat usaha mitra Anda. Lokasi strategis seperti di tempat wisata, sekolah, perkantoran dan sebagainya.
  1. Target pemasaran
Salah satu kunci sukses pengusaha memang Menyesuaikan jenis usaha dengan target pasar. Meskipun harga yang Anda tawarkan murah meriah, tapi jika tidak sesuai dengan selera konsumen justru akan menjadi kendala.
  1. Menu andalan
Sebelum memulai bisnis kuliner pastikan Anda telah melakukan survei menu dipasaran. Untuk mengurangi tingkat persaingan, pilihlah menu yang belum banyak dijual. Tetapi, tetap sesuaikan dengan target pasar atau konsumen.
  1. Pemasok bahan baku
Guna kelancaran produksi, sangat disarankan Memiliki pemasok tetap setiap harinya. Selain bisa bernegosiasi agar harganya lebih murah, saat bahan yang diperlukan langka Anda akan diprioritaskan. Anda juga bisa mendapat orang kepercayaan. Sebagai alternatif saat tidak menyediakan permintaan, Usahakan memiliki lebih dari satu pemasok.
  1. Sikap dan perilaku
Semakin ramah dan sopan sikap atau perilaku Anda maka konsumen yang berniat menjadi pelanggan Anda meningkat.
  1. Sumber daya manusia (SDM)
Idealnya, karyawan bisnis kuliner meliputi kasir, pelayan dan tukang masak. Namun, seorang asisten saja sudah cukup jika usaha tergolong kecil. Pastikan untuk memberinya gaji sepadan dan tepat waktu untuk menjaga kestabilan keterampilan dan kesiapan karyawan.
  1. Promosi yang tepat
Promosi andalan hingga saat ini ialah dari mulut ke mulut. Cara ini berhasil jika konsumen Anda terpuaskan hingga menjadi pelanggan. Pelangganlah yang akan menyebar keunggulan usaha Anda ke publik. Jika dananya memungkinkan, promosikan juga ke media dengan spanduk, papan nama, pamflet dan leaflet serta media sosial seperti Instagram, Facebook atau twitter.
  1. Perizinan usaha
Pastikan mengurus surat izin usaha dari instansi pemerintahan atau pihak berwenang setempat demi kenyamanan Anda. Segera urus Nomor Pokok Wajib pajak (NPWP) Jika usaha semakin berkembang dan perizinan ke Kementerian Kesehatan. Bahkan jika perlu urus juga sertifikasi halal ke Majelis Ulama Indonesia (MUI).
  1. Bekerja sambil berdoa
Di samping Anda terus berjuang, iringi pula dengan doa kepada Tuhan yang Maha Kuasa. Pastikan rezeki Anda menggunakan cara bersih. Jangan sesekali mencoba magic, karena cepat atau lambat pasti akan berakhir pada kehancuran.]]>

Baca Juga:   4 Makanan Bergizi Yang Paling Mudah Di Konsumsi Sehari-hari

Artikel Lainnya

Leave a Comment

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More