Home Resep Masakan Resep Dan Cara Memasak Pelita Daun

Resep Dan Cara Memasak Pelita Daun

by Sue Gordon

Dengan keberagaman yang dimiliki oleh Indonesia, baik dimulai dari Aceh hingga di ujung negeri bumi Papua. Kekayaan alam, tradisi, bahasa hingga aneka makanan yang luar biasa beragam. Banyak orang-orang yang tidak menyadari potensi Indonesia, seperti di bidang kuliner tradisional. Beberapa daerah di Indonesia memiliki makanan khas tersendiri. Dimulai dari makanan mengenyangkan hingga makanan ringan seperti kue. Jajanan jalanan tradisional berupa kue-kue juga terdapat di pasar tradisional. Tapi apa yang terjadi jika makanan tradisional tidak lagi tersedia di pasaran tetapi tetap dianggap sebagai ikon suatu kota. Seperti makanan dari wilayah Riau bernama Pelita Daun, kue ini biasanya hanya bertahan beberapa jam saja. Itulah mengapa kue jenis ini tidak dijual dipasar-pasar tradisional. Banyak pedagang menganggap bahwa kue ini sangat beresiko di jajakan di dagangan mereka. Pelita Daun dalam bahasa aslinya ialah “Palito Daun”, makanan khas provinsi Riau khususnya Kampar. Bahan utama yang biasa dipakai dalam pembuatannya ialah tepung beras. Bentuknya persegi dengan sebuah bulat diatasnya, pada dasarnya palito daun memiliki bahan yang sama dengan kue talam, lemang basung, tetapi bentuk dan dengan cara memasak yang berbeda. Ciri khas kue ini juga dengan bungkus yang berupa daun pisang.

Dalam penamaannya kue ini apabila dibuka daun pisangnya, maka bagian bawahnya akan seperti sumbu palito atau lampu tradisional. Sumbu palito itu biasanya adalah gula enau (gula merah tradisional). Berbentuk palito inilah yang menjadi alasan dinamakannya makanan ini. Selain tepung beras juga digunakan santan kental, itulah yang menambah kenikmatan dari kue ini sendiri. Apalagi dengan cara memasak kue ini yang masih tradisional. Menjadi daya tarik lebih untuk menyantap makanan khas melayu kampar.Walaupun begitu, kue pelita daun tetap bisa dibuat oleh siapa saja. Walaupun dengan cara memasak yang lebih modern dan cepat. Walaupun bahan santan kental tetap membuat kue ini tidak bisa tahan dalam sehari. Di tempat asalnya kue ini merupakan ikon kuliner tradisional Kampar untuk jenis kue. Kampar memiliki makanan khas seperti salai baung, dan lainnya. Untuk makanan kue maka pelita daunlah primadona jajanan tradisional berupa kue.

Baca Juga:CARA MEMASAK IRIT ALA ANAK KOSAN

Untuk bisa menikmati kue ini, siapapun bisa membuatnya dimanapun. Tidak hanya di Kampar namun juga bagi seluruh masyarakat Indonesia. Tentu jika mau sebaiknya menikmati langsung dengan mengunjungi Kampar. Berikut bahan-bahan yang biasa digunakan dalam membuat pelita daun:

  1. 150 gr tepung beras
  2. ¼ sdt garam
  3. 400 ml santan kental dari 1 butir kelapa
  4. 600 ml santan encer
  5. 2 butir telur ayam
  6. 3 lembar daun pandan dan 50 gr gula pasir kasar

Namun untuk dapat membuat Pelita Daun terlebih dahulu mencicipi rasa asli dari kue ini, apalagi ini adalah makanan tradisional dengan cita rasa khas suatu daerah. Dengan kecanggihan teknologi, beberapa orang sudah menyediakan tutorial membuat pelita daun. Dengan bahan-bahan tersebut Anda sudah bisa untuk memulai latihan cara memasak  pelita daun.

]]>

Baca Juga:   Resep Membuat Masakan Sunda Seblak Super Pedas

Artikel Lainnya

Leave a Comment

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More