Home Review Kuliner Mengintip Beberapa “Kuliner Ekstrim” Berharga Anti Mainstream

Mengintip Beberapa “Kuliner Ekstrim” Berharga Anti Mainstream

by Sue Gordon
Mengintip Beberapa “Kuliner Ekstrim” Berharga Anti Mainstream

Jika biasanya Anda mendapati kuliner ekstrim yang terbuat dari bahan yang akan membuat anda bergedik ngeri misalnya dari biawak, kelelawar, ulat, hijau atau dari jenis hewan liar dan serangga lainnya, berikut ini Anda akan dibuat ngeri dan enggan mengkonsumsinya karena harganya yang fantastis. Beberapa diantara bahan dari makanan ini ada yang berasal dari Indonesia dan hingga kini menjadi bidikan tidak hanya orang Indonesia namun juga luar negeri untuk mencicipinya.

 Mengintip Beberapa “Kuliner Ekstrim” Berharga Anti Mainstream

Pertama adalah daging ayam cemani. Ayam cemani adalah salah satu ayam khas dari Indonesia yang terkenal akan warnanya yang hitam tidak hanya bulunya, namun juga dagingnya. Ayam yang terkenal eksotis ini memiliki harga yang cukup mahal bahkan sejak dahulu di era kerajaan Majapahit. Ayam yang diternakkan pertama kali oleh pertapa sakti yang bernama Ki Ageng Mangkuhan ini dipercaya dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit, meningkatkan vitalitas tubuh serta membuat awet muda. Untuk 1 ekornya, ayam ini dibanderol dengan harga rata-rata sekitar US$ 2,5 ribu atau sekitar Rp 33 juta.

Kedua adalah sarang burung walet. Kuliner ekstrim ini terbuat dari liur burung walet sebagai perekat ranting atau dahan kering ini memiliki harga per kilogramnya sekitar 40 juta rupiah atau US$ 3 ribu. Sarang burung ini membutuhkan waktu pembuatan setidaknya 44 hari. Dihargai hingga Rp 40 juta karena dalam kandungan air liur walet terdapat kandungan asam amino kompleks yang bagus untuk penyembuhan kanker. Selain itu terdapat pula glokoproteon untuk metabolisme dan regenerasi sel, mineral untuk imunitas dan daya fokus serta letaknya yang di ketinggian, biasanya di gua, yang membutuhkan keahlian untuk dapat mengambil sarang burung tersebut.

Keempat adalah beluga caviar. Bahan makanan yang berasal dari laut ini memiliki harga termahal yang menembus Rp 50 juta per kg atau sekitar US$ 5 ribu. Caviar sendiri merupakan telur ikan Beluga Sturgeon yang ada di Laut Kaspia. Dihargai sangat mahal karena butuh waktu hingga 20 tahun agar ikan tersebut dapat dewasa dan menghasilkan telur. Seekor ikan Beluga dewasa sendiri memiliki berat yang dapat mencapai 2 ton. Umumnya, telur atau caviar ini memiliki warna ungu kehitaman namun jenis caviar yang paling mahal adalah yang memiliki warna pucat.

Selain itu, ”kuliner ekstrim” dengan harga termahal di dunia yang lainnya yang harus diketahui diantaranya adalah:

  • Traffle putih adalah jenis jamur termahal di dunia yang 1 kg-nya memiliki harga hingga Rp 60 juta. Jamur ini dapat ditemukan di Pedmont, Italia Utara dan hanya dipanen saat musim gugur dan dibutuhkan anjing pelacak atau khusus untuk menemukannya.
  • Daging sapi kobe yang berkualitas tinggi dapat mencapai harga hingga Rp 3 juta per ½ kg karena dagingnya lembut dan memiliki lemak yang merata.
]]>

Baca Juga:   Makanan Pedas Asli Indonesia Yang Wajib Dicoba!

Artikel Lainnya

Leave a Comment

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More