Home Review Kuliner Macam-macam Masakan Tradisional Beserta Makna Filosofi yang Terkandung Didalamnya

Macam-macam Masakan Tradisional Beserta Makna Filosofi yang Terkandung Didalamnya

by Sue Gordon

Sebagai salah satu negara yang memang memiliki ciri khas dari berbagai macam suku yang banyak dan tergabung atau disebut sebagai negara yang majemuk, Indonesia memang memiliki banyak masakan tradisional atau makanan khas yang tersebar di beberapa wilayah dan hal tersebut sudah menjadi salah satu kekhasan yang memang merupakan turun temurun atau warisan dari nenek moyang yang tidak akan bisa dihilangkan begitu saja. Sebab sebagai salah satu negara yang memiliki nilai keluhuran begitu tinggi dan menjunjung budaya tidak akan baik jika melupakan sejarah

Disadari atau tidak sebenarnya beberapa masakan tradisional yang banyak dan ada di Indonesia mengandung banyak macam pilihan makna yang tepat dan bisa diberikan nilai positif sebagai makna yang terkandung di dalamnya. Berikut beberapa jenis makanan khas Indonesia beserta dengan makna atau filosofi yang terkandung di dalamnya:

  • Lontong,

Makanan yang sudah banyak orang tahu dan selalu ada di beberapa wilayah di Indonesia yang memiliki makna yang mendalam dan bagus sekali filosofinya, belum banyak orang yang tahu bahwa lontong berasal dari kata atau serapan bahasa daerah yakni Bahasa Jawa yaitu olone yang digabung atau akhirnya mengandung tambahan dadi kothong sehingga jika disingkat menjadi kata lontong. Jika dimaknakan secara penuh makanan yang satu ini memiliki makna bahwa segala keburukan sudah lenyap dan tidak terlihat lagi, filosofi dasar tersebut mengacu pada kehadiran lontong sebagai salah satu makanan yang selalu ada pada saat bulan Ramadhan dan memang ramadhan selalu identik dengan bulan yang suci penghapus segala dosa.

di www.aktivitasrutin.com banyak sekalai tentang masakan khas masing masing daerah yang ada di indonesia loh, baca sekarang juga

  • Ketupat,

Tidak jauh dari lontong makanan yang satu ini cara membuatnya hampir sama akan tetapi bungkusnya berbeda, dalam bahasa Jawa disebut juga sebagai kupat yang merupakan akronim dari ngaku lepat bermakna mengakui kesalahan dan memang makanan yang satu ini selalu ada dalam perayaan hari raya Idul Fitri yang identik dengan maaf memaafkan.

  • Lemper,

Makanan selanjutnya yang bisa Anda ketahui filosofinya adalah lemper. Makanan yang satu ini banyak orang suka karena rasanya yang nikmat dan juga makanan dengan bahan dasar beras dan juga ada daging di dalamnya memiliki filosofi bahwa tidak jauh dari kata lemper yakni jika diartikan ke bahasa makanannya adalah sombong. Makanan yang satu ini mengajarkan bahwa sebagai manusia tidak seharusnya memiliki sifat sombong

  • Apem,

Makanan atau masakan tradisional khas Indonesia yang satu ini memiliki bentuk yang tidak jauh dengan surabi yakni makanan khas orang Sunda. Dulunya makanan yang satu ini diberi nama apem karena diambil dari serapan bahasa Arab yakni afwan yang artinya maaf sehingga bisa bermakna makanan yang satu ini disajikan sebagai makanan tradisional yang selalu hadir dalam beberapa momen menghangatkan.

Baca Juga:   Menu Utama Masakan Dari Meksiko

Artikel Lainnya

Leave a Comment

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More