Home Tips dan Trik Hati – hati Dengan Bakso

Hati – hati Dengan Bakso

by Sue Gordon
Hati – hati Dengan Bakso

Isu penggunaan boraks dan formalin pada kuliner yang satu ini mungkin bukan hal yang baru. Tapi meski begitu tetap saja ini merupakan hal yang harus tetap anda waspadai tentunya. Bakso memang salah satu kuliner yang paling populer di tanah air. Tapi itu pulalah yang membuat makanan ini rentan untuk dimanfaatkan oleh oknum – oknum yang tidak bertanggung jawab demi mendapatkan keuntungan sebesar – besarnya. Jadi, meskipun anda sangat menyukainya, hati – hati dengan bakso. Hati – hati Dengan Bakso Pengunaan boraks dan formalin pada bakso memang mempunyai tujuan tertentu. Kedua zat tersebut digunakan untuk mengenyalkan dan mengawetkan bakso. Memang harus diakui bakso dengan tekstur kenyal lebih enak untuk dimakan. Karena memberikan sensasi tersendiri ketika menyantapnya. Disisi lain bakso memang mempunyai daya tahan yang relatif terbatas. Sehingga bila mempunyai daya tahan yang lebih lama, tentu saja menguntungkan bagi produsen dan pedagang bakso. Padahal penggunaan kedua zat ini mempunyai efek jangka panjang gangguan organ hati dan sakit kepala. Boraks sebernarnya digunakan sebagai anti septik, bahan gigi palsu dan zat anti karat. Bayangkan zat dengan fungsi seperti itu masuk ke dalam tubuh anda. Padahal boraks sendiri memiliki sifat sebagai racun bisa memicu radang saluran pencernaan, penimbunan cairan tubuh sampai pengecilan hati. Ada ciri – ciri yang menunjukan bahwa anda keracunan boraks yaitu seing muntah, anemia, diare dan munculnya bercak pada kulit. Pada sisi lainnya, formalin juga mempunyai fungsi tidak sesuai untuk digunakan pada makanan. Bahkan sangat berbahaya. Formalin sebenarnya digunakan untuk mengawetkan mayat. Selain itu formalin juga sebetulnya menjadi bahan pestisida, pembersih lantai dan pengawet tekstil.  Nah, anda bayangkan jika zat ini masuk ke dalam tubuh anda. Formalin yang masuk ke dalam tubuh memicu tumbuhnya sel kanker. Sebenarnya ada batasan kandungan zat ini dalam tubuh dimana artinya tubuh masih mentolelir. Batasannya adalah 1,4 sampai dengan 14 mg. Jika porsinya sudah melebihi ambang batas, maka bisa dipastikan akan mengganggu fungsi organ tubuh dan sistem tubuh anda. Efek nyatanya adalah anda akan mengalami diare, muntah, mual, kerusakan syaraf dan berkurang hingga hilangnya kemampuan pandangan anda. Efek dari penggunaan kedua zat ini, bukannya tidak disadari oleh pelaku usaha dibidang ini. Kembali lagi motif ekonomi menjadi faktor utamanya. Korbannya anda semua sebagai konsumen. Nah, jadi andalah yang harus bisa mengenali ciri – cirinya. Bakso yang dibuat dengan memasukan kedua zat tersebut mempunyai ciri – ciri yaitu tekstur yang sangat kenyal dengan bau yang lebih menyengat sehingga lalat pun enggan mendekat. Tampilannya justru lebih lebih putih atau lebih lebih bersih. Hal ini diluar daya tahannya bisa mencapai 5 hari bila disimpan dalam suhu kamar.]]>

Baca Juga:   Tips Membeli Buah Segar yang Aman dan Bagus

Artikel Lainnya

Leave a Comment

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More