Hallo readers! Mimin ingin tanya dong, biasanya readers kalau nyemil makan apa? Ada yang suka yang manis-manis pasti. Atau cemilan sehat kaya buah-buahan? Atau jangan-jangan makan kentang goreng atau chips lainnya. Berhubung mimin lagi senang banget bahas sejarah-sejarah dari jenis-jenis makanan yang ada di dunia. Kali ini juga mimin ingin bahas sejarah ditemukannya keripik kentang. Selain bahas mengenai seajrahnya, mungkin mimin juga akan berbaik hati untuk membagikan resep olahan kentang yang satu ini. Keripik kentang memang banyak fansnya. Bukan hanya dari Sabang sampai Merauke. Bahkan tersebar ke seluruh dunia. Tapi gimana ceritanya makanan yang satu ini ditemukan ya? Kalau dilihat-lihat olahan kentang juga bisa jadi resep jajanan anak sekolah yang murah meriah kan. Kalau mimin waktu SMA suka jajan kentang arab. Sekarang biasanya dijual dekat stasiun-stasiun di Jakarta. Mimin paling sering jajan di dekat stasiun Tebet. Disana ada abang kentang goreng Arab baik hati yang suka ngasih bonus kalau mimin jajan xixi. Oke balik lagi ke sejarah, mimin akan share gimana ceritanya si kentang goreng ini atau keripik kentang bisa ditemukan. Okey semuanya c.e.k.i.d.o.t

Ternyata penemunya berasal dari Amerika loh. Dan keripik kentang ditemukan secara tidak sengaja awalnya. Seperti yang kita tahu kalau Amerika tidak memiliki jenis makanan pokok seperti daerah Asia yang kebanyakan makanan pokoknya nasi. Menurut mereka makanan diukur dari tingkat gizi yang terkandung di dalamnya. Dan untuk memperoleh karbo, orang-orang Amerika memilih kentang sebagai sumber karbohidratnya. Pada tahun 1853 ada seorang koki di daerah Saratoga Amerika bernama George Crum yang melayani restoran the moon’s lake house. Menu utama dari restoran ini adalah.. pasti readers sudah bisa tebak adalaah.. kentang goreng. Kentang goreng yang kita sebut french fries sekarang dulu mereka sebut sebagai Potatoes served in the French manner. Kemudian, pada suatu hari ada seorang pengusaha yang namanya sangat terkenal bahkan sampai sekarang yaitu Cornelius Vanderbilt memesan the Potatoes served in the French manner. Tapi rupanya om Cornelius kurang puas dengan rasanya. Katanya kurang garing dan terlalu lembek sehingga berkali-kali piring sajinya dikembalikan ke dapur.

Hingga akhirnya Crum memotong kentang dengan sangat tipis seperti keripik kentang sekarang dan menyajikannya ke meja Cornelius. Alhasil Cornelius sangat senang dengan makanan yang disajikan oleh Crum. Pada masa itu makan menggunakan tangan merupakan hal yang tabu. Karena biasanya orang-orang Amerika makan menggunakan sendok atau garpuh. Namun, karena keripik kentang yang dibuat oleh Crum sangat tipis sehingga tidka mungkin untuk makan menggunakan garpu. Akhirnya Cornelius menggunakan kedua tangannya untuk makan keripik kentang tadi. Sejak saat itu, Crum memulai usaha restorannya dengan menyajikan keripik kentang sebagai hidangan utamanya. Kalau berkunjung ke restoran milik Crum ini pasti akan menemukan meja penuh dengan keripik-keripik kentang.

Kalau dulu rasa dari keripik kentang sangat biasa dan rasanya bisa diterima oleh semua orang. Tapi sejak ekstrak dan rasa ditemukan banyak juga loh yang berinovasi dengan rasa keripik kentang. Contohnya India yang membuat keripik kentang dengan ras mint. Ada juga Uruguay yang membuat keripik kentang dengan rasa lasagna. Kalau dengan rasa lasagna sih pasti banyak penggemarnya ya. Tapi ada juga yang mencoba rasa caviar untuk rasa keripik kentang. Caviar sendiri memang dikenal sebagai salah satu makanan termahal didunia. Tapi kalau diturunkan kelasnya menjadi rasa keripik kentang kurang cocok.

Okay itulah share dari mimin hari ini. Semoga bermanfaat! Happy eating!

https://review.bukalapak.com/food/resep-cimol-satu-ini-gurih-dan-enaknya-pasti-bikin-ketagihan-26308

Picture by pixabay.com

 

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *