Home Food 6 Jenis Kecap Asin dari Berbagai Negara

6 Jenis Kecap Asin dari Berbagai Negara

by Erin Nuzulia
kecap asin

 

Kecap berasal dari kata ke’tsiap yang artinya ‘kuah ikan’ atau ‘saus ikan’. Kata ini diambil dari bahasa Hokkian. Dari asal mula katanya, kita bisa tahu bahwa kecap pertama kali diperkenalkan di Indonesia oleh orang Tiongkok. Kecap asin pertama kali hadir di Indonesia, terutama Jawa, pada sekitar abad ke-18. Hal ini bisa diketahui dari buku Sir Thomas Stanford Raffles yang berjudul The History of Java. Dalam bukunya, Raffles membahas kedelai dan kecap. Kecap manis yang sekarang lebih banyak dikenal oleh masyarakat Indonesia sebenarnya berawal dari kecap asin yang dimodifikasi dengan menambahkan gula merah sehingga terksturnya menjadi kental. Berbeda dengan kecap asin yang rasanya gurih dan teksturnya cair.

Kecap asin adalah penyedap yang populer dan banyak digunakan dalam berbagai masakan Asia. Kecap asin dari tiap negara memiliki ciri khas masing-masing. Ini adalah jenis kecap asin dari beberapa negara yang perlu diketahui.

kecap asin

6 Jenis Kecap Asin dari Berbagai Negara

1. Jiangyou, Cina

Kecap asin muncul di Cina pada abad kedua. Kecap asin di Cina dulu digunakan untuk membuat acar mengawetkan daging dan sayuran, baru kemudian disajikan sebagai lauk. Kecap asin di Cina disebut dengan zhiyou, jiangyou, atau douyou, tergantung dengan dialek tiap daerah. Kecap asin di Cina menggunakan sedikit gandum, tidak seperti kecap asin Jepang. Di Cina, ada dua jenis kecap. Cara yang paling mudah untuk membedakannya adalah dengan menyebut warna, terang dan gelap. Kecap yang terang atau kadang dikenal juga kecap segar adalah jenis yang paling umum dalam masakan Cina. Kecap asin ini digunakan untuk meningkatkan cita rasa masakan tanpa mengubah warna asli masakan tersebut. Kecap gelap membutuhkan waktu fermentasi yang lebih lama dan mengandung bahan tambahan berupa gula atau tetesan tebu.

Baca Juga:   Dari Membuat Whipped Cream Sampai Pertanyaan Seputar Cara Menyimpan yang Benar

2. Shoyu, Jepang

Kecap asin pertama kali diperkenalkan di Jepang oleh para biksu Buddha dari Cina pada abad ke-13. Orang Jepang kemudian menciptakan rasa kecap asin yang sesuai dengan selerai mereka. Mereka membuat kecap asin menggunakan bahan kacang kedelai dan gandum dengan rasio 50:50, sedangkan kecap asin Cina menggunakan 100 persen kedelai tanpa atau hanya sedikit campuran gandum. Ada lima jenis shoyu di Jepang, yaitu tokkyuu (kualitas kelas khusus), ikkyuu (kualitas kelas), hyoujun (kualitas kelas standar), yuuki (organik), dan marudzaidu (terbuat dari kacang utuh). Selain shoyu, ada beberapa jenis kecap asin lain dari Jepang, yaitu koikuchi, usukuchi, tamari, saishikoi, dan shiro.

3. Ganjang, Korea

Kecap asin Korea adalah hasil eksperimen orang-orang Korea sendiri. Ini adalah hasil sampingan dari pasta kedelai hitam atau doenjang. Kecap Korea terbuat dari kacang kedelai, garam, dan air, tanpa menggunakan gandum. Cara membuatnya, bata kering kedelai atau meju difermentasi dengan garam dalam pot tradisional. Setelah fermentasi selesai, potongan sisa meju dihaluskan menjadi doenjang, sedangkan cairan yang dihasilkan diolah menjadi ganjang. Ada dua jenis ganjang, yaitu guk-ganjang dan whe-ganjang.  Rasa Guk-ganjang adalah pedas dan asin, biasa digunakan untuk bumbu sup dan semur. Whe-ganjang digunakan dalam proses memasak untuk merendam daging atau sebagai saus.

kecap asin

4. Kecap Asin Taiwan

Cara pembuatan kecap asin di Taiwan mirip seperti di Korea. Kedelai hitam difermentasi menggunakan Aspergillus oryzae. Setelah tumbuh jamur, kemudian ditambah garam. Kecap Campuran tersebut lalu disimpan di bawah sinar matahari selama 180 hari agar berfermentasi. Taiwan adalah satu-satunya negara yang membuat kecap dengan cara seperti ini.

5. See ew khao, Thailand

Seperti kecap di Cina, kecap di Thailand juga dibagi menjadi kecap terang dan kecap gelap. See ew khao adalah kecap terang atau kecap asin. Ini adalah kecap serbaguna yang sering muncul di resep masakan Thailand. Rasa kecap ini mirip dengan kecap asin Jepang. Jenis kecap gelap Thailand atau see ew dahm adalah kecap manis yang bisa ditambahkan pada sajian mie, tumis kentang, atau sebagai saus celup.

Baca Juga:   Bikin Kue Kering Lebaran Bersama Anak, Ini 2 Resep Paling Mudah dan Menarik!

6. Xi dau, Vietnam

Berbeda dengan kecap asin pada umumnya, kecap asin Vietnam bertekstur kental. Rasanya asin dan sedikit asam. Hal ini karena sebelum difermentasi, kedelai terlebih dahulu dipanggang. Kedelai juga digiling untuk menghasilkan tekstur kental. Xi dau biasa digunakan untuk bumbu sayuran.

Itulah berbagai jenis kecap asin dari negara-negara di Asia. Bagaimana dengan kecap asin yang ada Indonesia? Rekomendasinya bisa Anda lihat di sini.

Artikel Lainnya

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More