Home Review Kuliner 11 Kuliner Jakarta Khas yang Paling Populer

11 Kuliner Jakarta Khas yang Paling Populer

by Sue Gordon

Jakarta yang dikenal sebagai ibu kota negara ternyata juga menyimpan sejumlah kuliner khas yang populer dan banyak diminati orang. Sayangnya, sejumah makanan tersebut kini sudah sangat sulit ditemukan lagi. Berikut ini 11 kuliner Jakarta khas yang paling populer.

Kerak Telor

Kuliner Jakarta satu ini adalah yang paling populer. Makanan asli Betawi ini sering ada pada acara seperti Pekan Raya Jakarta. Hampir mirip seperti martabak, kerak telor memiliki perbedaan pada isi dan cara pembuatannya.

Nasi Uduk

Nyaris semua masyarakat Jakarta akrab dengan makanan satu ini, terutama untuk sarapan pagi. Hampir sama seperti nasi liwet, nasi uduk dibuat dari beras putih dengan bumbu-bumbu hingga rasanya lezat dan gurih. Sebagai teman makan, biasanya diberikan telur dadar yang diiris, semur jengkol, ayam goreng, empal, kentang balado dan sambal kacang.

Nasi Ulam

Jenis makanan satu ini mendapat pengaruh dari budaya Cina. Nasi ulam adalah nasi pera yang disiram dengan semur kentang/ semur tahu/ semur telur. Kadang ditambah juga dengan cumi asin goreng, bihun goreng, telur dadar iris, perkedel kentang, daun kemangi, sambal, bawang goreng, dan taburan kacang tanah tumbuk.

Ketupat Sayur/ Lontong Sayur

Seperti halnya nasi uduk, menu satu ini akrab untuk sarapan pagi. Isinya adalah irisan ketupat/ lontong dengan kuah santan yang gurih. Taburan ketupat sayur berupa bawang goreng, kacang kedelai, dan kerupuk/emping.

Gado-gado

Makanan berbumbu kacang ini memiliki banya penggemar dan bahkan termasuk makanan populer di dunia. Gado-gado juga dikenal dengan sebutan ‘seladanya orang Indonesia’. Gado-gado berisi lontong/ ketupat, sayuran, kerupuk dan bawang goreng.

Ketoprak

Hampir sama seperti gado-gado, makanan satu ini juga diberi bumbu kacang. Tetapi isiannya agak berbeda. Ketoprak betawi biasanya berisi ketupat atau lontong bersama bihun, toge, dan tahu. Sebagai pelengkapnya biasa ditambah juga dengan kerupuk.

Semur Jengkol

Baca Juga:   Ini Dia 5 Kuliner Ekstrim yang Menantang Jika Anda Berani Coba

Jengkol yang bau ternyata bisa disulap menjadi makanan lewat oleh orang Betawi. Untuk menghilangkan baunya, jengkol biasa di rendam di air kapur atau air dari rebusan tangkai padi.

 Laksa Betawi

Asalnya adalah dari daerah Cibinong yang kemudian merambah ke Jakarta dengan sebutan Laksa Betawi. Laksa adalah jenis makanan sepinggan yang berkuah. Laksa berisi bihun, telur, perkedel, daun kemangi, dan daun kucai. Ciri utamanya adalah citarasa yang gurih dan manis.

Pindang Bandeng

Bentuknya hampir seperti semur, tetapi biasanya ditambah dengan belimbing wuluh. Seperti halnya nasi uduk atau ketoprak, menu ini biasanya dihidangkan untuk sarapan dan dimasak pada sore hari sebelumnya.

Soto Betawi

Nyaris setiap daerah di Indonesia memiliki menu soto. Soto betawi memiliki kekhasan karena berkuah santan dengan isi daging sapi, tomat, dan kentang. Makanan satu ini cocok dinikmati bersama nasi putih pada siang hari.

Soto Tangkar

Pada masa penjajahan Belanda, orang betawi kesulitan membeli daging sehingga hanya membeli iga sapi yang sedikit dagingnya (tangkar). Hal inilah yang jadi asal mula soto tangkar. Kini, soto tangkar ditambah dengan daging dan jeroan dengan kuah santan sebagai ciri khasnya.

Artikel Lainnya

Leave a Comment

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More